DINAS KETAHANAN PANGAN

Kabupaten Indragiri Hulu

Alih Tekhnologi Diversifikasi Pangan Lokal (umbi-umbian)

4 min read

Penganekaragaman konsumsi pangan khususnya konsumsi karbohidrat harus didukung oleh penyediaan sumber pangannya. Minat masyarakat untuk mengkonsumsi sumber karbohidrat non beras berkurang manakala ketersediannya kurang dan harganya relatif mahal. Oleh karena itu untuk meningkatkan konsumsi pangan sumber karbohidarat non beras perlu didukung upaya pengadaannya yaitu melalui pengembangan pengolahan pangan lokal. Pemanfaatan pangan lokal yang bersumber dari aneka umbi, sagu, pisang, sukun, labu kuning dan yang lainnya sudah banyak  dikembangkan dengan dijadikan tepung.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hulu melalui Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan telah melaksanakan pelatihan alih tekhnologi pangan lokal (umbi-umbian) yang diadakan di Wisma Five boys, acara tersebut dilaksakan pada tanggal 19 – 20 Maret 2019. Narasumber dari acara tersebut adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hulu Ir,Hj Isnidar, Marlisa Indra, Skm dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu dan Chef Samsul Amin dari Novotel Hotel Pekanbaru.

Acara dibuka dengan laporan pertanggung jawaban Panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan selaku ketua panitia dari kegiatan tersebut dan langsung dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hulu, Ir, hj.Isnidar. Peserta dari pelatihan Alih Tekhnologi Diversifikasi Pangan Lokal (umbi-umbian) ini adalah 2 0rang utusan PKK dari seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu.

Pada hari pertama pelatihan ini para peserta mendengarkan paparan yang dilakukan oleh Marlisa Indra, SKM narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu, dalam paparannya ia menjelaskan tentang pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) agar aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,Selanjutnya adalah pemaparan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hulu Ir, Hj Isnidar dalam paparannya ia menjelaskan tentang Penganekaragaman Pangan Lokal khususnya (umbi-umbian), umbi-umbian yang dimaksud tersebut adalah ubi kayu.

Pada hari kedua pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal ini para Peserta dibimbing untuk menyusun menu yang Beragam, Bergizi seimbang dan Aman (B2SA) serta bagaimana menata makanan yang baik. Para peserta juga melaksanakan praktek mengolah makanan dari tepung mokaf yang berasal dari ubi kayu yang dipimpin langsung oleh chef amin dari novotel hotel pekanbaru, ada 4 menu yang dipraktekan yaitu  bolu kemojo, kulit risoles, sarang semut dan roll chake. Tujuan dari pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal ini adalah untuk Mengembangkan pangan pokok sumber karbohidrat dengan berbagai bentuk olahannya yang dapat disandingkan dengan beras/nasi, yang  berbahan baku sumber pangan lokal. Membangun kesadaran masyarakat untuk kembali pada pola konsumsi pangan pokok asalnya melalui penyediaan bahan pangan pokok selain beras serta sosialisasi dan promosi diversifikasi pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DKP.INHUKAB | Newsphere by AF themes.